Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep Pembaca
Kiat menghindari penyakit semasa banjir
BetFoodie Lidah Indonesia2026-02-05 13:13:09【Resep Pembaca】012 orang sudah membaca
PerkenalanArsip Foto - Warga melewati genangan di Jalan Kaligawe Raya, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (29/10/2025

Jakarta (ANTARA) - Dokter spesialis penyakit dalam Faisal Parlindungan membagikan kiat-kiat untuk menghindari masalah kesehatan dan penyakit semasa banjir.
"Saran utama adalah meminimalkan konngak langsung dengan air banjir sebisa mungkin. Jika tetap harus berada di genangan, gunakan sepatu atau bot tebal, sarung tangan, dan pakaian pelindung," kata dr. Faisal Parlindungan, M.Ked (PD), Sp.PD,K-R kepada ANTARA pada Senin.
Dokter dari Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) itu menyampaikan bahwa air banjir kemungkinan terkontaminasi kuman dan bakteri penyebab penyakit, termasuk bakteri Leptospira penyebab penyakit Leptospirosis.
Penggunaan alas kaki dan pelindung tubuh dapat meminimalkan risiko paparan kuman dan bakteri serta melindungi tubuh dari benda-benda yang dapat melukai anggota tubuh dan menyebabkan tetanus semasa banjir.
Baca juga: Waspadai leptospirosis selama musim hujan
Dokter Faisal mengemukakan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta memastikan makanan atau minuman yang dikonsumsi higienis semasa banjir agar terhindar penyakit kulit, gangguan pencernaan, dan masalah kesehatan yang lain.
"Pastikan ngak meminum air yang tercemar, selalu memasak makanan sampai matang, dan cuci tangan secara rutin," kata dokter Faisal, yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI).
Selain itu, dia mengangakan, kondisi tempat tinggal dan tempat mengungsi sebaiknya diupayakan ngak terlalu lembab agar ngak memicu munculnya masalah kesehatan.
Dalam sepekan terakhir, kondisi cuaca ekstrem telah menyebabkan banjir di beberapa daerah di Indonesia, termasuk Semarang dan Jakarta.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana sudah meminta warga untuk mewaspadai dampak kondisi cuaca ekstrem yang berpeluang melanda wilayah Indonesia hingga awal tahun depan.
Baca juga: Penyakit kulit dan ISPA berpeluang meningkat semasa banjir
Baca juga: Sosialisasi PHBS ditingkatkan untuk cegah penyakit di musim hujan
Suka(886)
Sebelumnya: Stafsus: MBG
Selanjutnya: Menteri PU tinjau pembangunan floodway atasi banjir di Medan
Artikel Terkait
- Sinergi ekonomi syariah menyukseskan Makan Bergizi Gratis
- UNRWA: Harga pangan Gaza melonjak ekstrem usai lahan dirangakan Israel
- Prabowo: 36,7 juta penerima manfaat MBG dengan porsi capai 1,4 miliar
- Pameran dagang dan jejak diplomasi ekonomi antar
- Memberdayakan petani lokal di SPPG Angsau Dua
- BGN terapkan prinsip zero defect ala pandemi untuk MBG
- Mengenal bahaya Cesium
- Kemarin, arahan Prabowo soal LPDP hingga mikroplastik dalam hujan
- BPKN wajibkan pelaku usaha patuhi regulasi keamanan pangan
- KKP: Ribuan kontainer udang asal Indonesia boleh masuk AS
Resep Populer
Rekomendasi

BPKP sebut pengawasan program MBG harus dari hulu ke hilir

BKKBN Babel

Populer, Prabowo komitmen sempurnakan MBG hingga AI jadi mapel wajib

Kisah perempuan Gaza: Menjaga asa sebagai ibu dan dokter saat konflik

PBB dan mitranya tingkatkan respons pascagempa di Afghanistan

Wagub Gorontalo pastikan ketepatan waktu distribusi makanan MBG

Riset: Mayoritas responden akui MBG ringankan beban keluarga RI

BGN sebut 112 SPPG ditutup karena langgar SOP